Categories: METROPOLIS

1.017 Bintara Dinyatakan Lulus dengan Catatan

JAYAPURA-Proses sidang akhir kelulusan penerimaan Bintara Polri Gel. II T.A. 2023 Panda Papua akhirnya diumumkan. Tercatat sebanyak 1.017 bintara dinyatakan lulus untuk tahap ini.

Hanya saja meski dinyatakan lulus, namun Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat yang menghadiri kegiatan di GOR Cenderawasih tersebut menyampaikan bahwa hasil ini harus bisa dipertahankan.

   Jangan terjadi insiden atau kejadian yang akhirnya merubah penilaian dan malah dinyatakan tidak lolos. Pengumuman  pada Rabu (19/7) malam ini dihadiri beberapa pejabat utama Polda Papua termasuk Kasubag Umum Komnas HAM Provinsi Papua, Livand Breemer. Polda sejak awal menyampaikan bahwa proses perekrutan bintara baru ini mengedepankan transpansi, kredibilas dan objektifitas.

   Karo SDM Polda Papua Kombes Pol I Wayan Gede Ardana di awal menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seleksi dengan baik dan transparan, serta diawasi oleh pengawas internal dan eksternal. 

Ardana juga menekankan pentingnya menjaga pribadi dan perilaku, mengingat banyak godaan di luar yang dapat merugikan diri sendiri. Jangan sampai orang tua maupun keluarga yang sudah menaruh harap justru merasa kecewa.

“Para calon siswa ini telah mengikuti semua item test dan merekalah yang memiliki kemampuan sesuai standar nilai yang telah ditentukan oleh panitia pusat. Dan kami meminta kepada para orang tua yang anaknya akan diikutkan dalam penerimaan Polisi untuk menyiapkan diri sebaik baiknya mulai dari kesehatan hingga fisik serta pengetahuan, sehingga dapat berkompetisi secara baik dan mendapatkan nilai sehingga dapat memenuhi kriteria sebagai anggota Polri,” tutur Ardana.

   Disampaikan bahwa jumlah peserta yang tersisa saat ini adalah sebanyak 1.017 orang dan terdiri dari Bintara PTU Polki, Bintara PTU Polwan, Bintara Brimob, Bintara Polair, dan Bakomsus Nakes.

  Sementara itu, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, menyampaikan rasa syukur kelulusan tersebut. Ia ikut bangga karena semua peserta dinyatakan lulus. Akan tetapi Wakapolda tetap memberi peringatan.

  “Perlu diingat bahwa lulus belum berarti lolos sepenuhnya, karena peserta akan dibagi menjadi dua gelombang pendidikan, yaitu gelombang II tahun 2023 dan gelombang I tahun 2024. Semua harus menjaga diri baik – baik,” ucap Wakapolda.

   Dirinya menitip pesan kepada orang tua untuk menjaga putra-putrinya dengan baik, menghindari pelanggaran yang dapat mengakibatkan diskualifikasi. “Tolong dibantu dijaga, jangan sampai dalam perjalanan malah ada gangguan dan akhirnya tidak lolos,” imbuhnya.   

   Semua peserta seleksi dinyatakan lulus sebanyak 1.017 peserta dengan dibagi menjadi 2 gelombang pendidikan yaitu gelombang ke II Tahun 2023 dan gelombang ke I tahun 2024. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

8 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

16 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

17 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

18 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

19 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

22 hours ago