Di satu sisi, program Turkam ini menjadi sebuah program yang memberikan perhatian khusus kepada masyarakat kampung Adat sebagai pemilik negeri Port Numbay ini.
“Kesejahteraan dan pembangunan masyarakat adat ini merupakan hal yang menjadi perhatian Walikota, bukan berarti masyarakat yang lainnya tidak diperhatikan, namun ada porsinya masing-masing dan dipastikan itu merata,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Asistensi Turkam, Evert N Merauje menjelaskan bahwa semua progres maupun aspirasi masyarakat dicatat oleh tim untuk mengingatkan apa saja persoalan di kampung tersebut.
“Tim notulen kita sudah siap, jadi semua yang disampaikan warga akan kita catat untuk ditindaklanjuti dengan seperti apa arahan walikota selanjutnya terhadap usulan warga tersebut,” tutupnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…
Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Izharul mengatakan, lonjakan penerimaan tersebut terutama ditopang oleh…
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…
Menurutnya, posisi strategis Papua yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan destinasi wisata kelas dunia…