Meski demikian, data pertumbuhan ekonomi Papua untuk triwulan I 2026 masih menunggu rilis resmi. Namun hingga akhir 2025, Ekonomi Papua triwulan IV-2025 tumbuh sebesar 4,20 persen (y-on-y), pertumbuhan ekonomi ini masih berada pada jalur positif.
Andry mengakui, kondisi fiskal daerah saat ini mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, pemerintah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai penggerak ekonomi.
“Kita mendorong sektor lain seperti swasta, investasi di bidang pertanian, perikanan, dan perkebunan, termasuk sektor jasa agar bisa menopang pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Selain itu, penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi prioritas guna meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih merata.
“Kami berharap berbagai program strategis nasional, seperti Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Ketahanan Pangan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…
Aksi demo yang digalang oleh beberapa organisasi mahasiswa Papua Pegunungan untuk menolak militer non organik…
Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 155,64 gram pada Senin, (27/4). Kristal…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC). Jhon Tabo, SE, M.B.A mengakui Musrenbang tingkat Provinsi Papua Pegunungan…