Ia menambahkan, pengembangan lahan pertanian di Koya Timur dan Koya Barat memiliki potensi besar untuk diperluas. Pemerintah Kota akan berkoordinasi dengan masyarakat transmigrasi sebagai pemilik lahan guna meningkatkan luas tanam, bahkan menargetkan pengembangan hingga 500 hektare ke depan.
“Hari ini kita tanam, ke depan kita juga akan panen di Koya Timur. Distrik Muara Tami kita dorong menjadi lumbung ketahanan pangan Kota Jayapura. Petani kita tidak hanya menanam padi, tetapi juga jagung dan tanaman pangan lainnya,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, penanaman dilakukan dengan dua metode, yakni menggunakan mesin tanam modern serta secara manual oleh para petani. Hal ini menjadi simbol kolaborasi antara teknologi pertanian dan semangat kerja petani lokal dalam meningkatkan produksi pangan.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Jayapura berharap produksi beras lokal semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus memperkuat peran Distrik Muara Tami sebagai sentra pertanian dan penopang ketahanan pangan di wilayah timur Indonesia. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kapolres mengatakan, aktivitas masyarakat di Kota Agats telah kembali berjalan normal. Kegiatan perekonomian, pelayanan publik,…
Dalam sidak tersebut, Wali Kota menerima laporan dari warga yang mengaku mendapat ancaman dari…
Kawasan Pasar Induk Youtefa yang berada di Distrik Abepura menjadi salah satu titik terdampak…
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua, Robert L.N. Awi mengatakan, dari sembilan kabupaten/kota…
Penyidik Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota bersama Polsek Muara Tami masih menyelidiki kasus kecelakaan…
Menurut Abisai, Kota Jayapura merupakan daerah yang memiliki keberagaman masyarakat, baik dari sisi suku,…