Categories: METROPOLIS

Sidang Kasus Satwa Dilindungi Dianggap Miliki Unsur Melanggar HAM

Sidang akan dilanjutkan Kamis pekan depan dengan agenda tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap perlawanan kuasa hukum. “Sekali lagi kami meminta hakim bisa segera membebaskan klien kami,” tutup Hutabarat.

Seperti diketahui kasus ini terjadi sekira tahun 2021 di Sentani, terdakwa yang bekerja sebagai tukang didatangi orang yang menawari beberapa burung endemic. Terdakwa mengaku tak tahu persis jika burung-burung ini dilindungi. Ia hanya ingin membantu karena penjual ingin membeli Hp untuk anaknya sehingga iapun membelinya.

Namun Tim Penegak Hukum Kemen LHK yang mendapat laporan masyarakat terkait satwa dilindungi, langsung mendatangi tempat terdakwa pada 14 Oktober 2025. Selanjutnya untuk proses hukum terdakwa ditahan sejak 15 Januari 2026 lalu. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Baru Dua Daerah di Papua Punya Regulasi PBJ Kampung

-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…

16 hours ago

JPO Abepura Kembali Dibuka, Pejalan Kaki Bernapas Lega

  Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…

17 hours ago

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

18 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

19 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

20 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

21 hours ago