

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Papua, Natirmalus D. Renyaan
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program perumahan dari pemerintah pusat yang menyasar 2.500 unit. Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR-PKPP Papua Natirmalus D Renyaan, mengatakan saat ini proses masih berada pada tahap verifikasi data calon penerima bantuan di berbagai daerah.
“Hingga kini pendataan masih berjalan karena kami harus jemput bola ke kampung-kampung untuk memastikan kelengkapan administrasi warga,” katanya di Jayapura, Selasa (29/4).
Dia mengatakan petugas diturunkan langsung ke lapangan guna memastikan data penerima sesuai kriteria, sekaligus menghindari kesalahan dalam penyaluran bantuan perumahan tersebut.
“Program perumahan dari pemerintah pusat ini terdiri atas dua skema, yakni pembangunan rumah khusus berupa unit baru serta bantuan stimulan dalam bentuk material bangunan seperti seng, kayu, dan paku,” ujarnya
Dia menjelaskan dari total 2.500 rumah yang disiapkan, sebagian besar dialokasikan di Kota Jayapura. Namun demikian, target realisasi pembangunan secara keseluruhan masih menunggu kepastian lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Program perumahan tersebut diprioritaskan bagi orang asli Papua (OAP) sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat setempat,” katanya.
Meski begitu, pemerintah tetap membuka peluang bagi warga non-OAP untuk terdata sebagai penerima bantuan, sesuai dengan kebijakan yang akan ditetapkan ke depan.
“Kami berharap percepatan pendataan ini dapat segera rampung sehingga program pembangunan maupun bantuan perumahan dapat direalisasikan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…