Categories: METROPOLIS

Kapolresta Kecewa Berat, Dua Anggotanya Tak Bisa Lanjut Jadi Polisi

JAYAPURA– Dua anggota Polresta Jayapura Kota terpaksa diberhentikan tidak dengar hormat usai melakukan pelanggaran yang tak bisa lagi ditolelir.

Pemberhentian dua anggota ini dipimpin langsung Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon.

Kapolresta Victor Mackbon nampak kecewa lantaran ada anggota Polri yang akhirnya diberhentikan. Ia menyebut seharusnya jika anggota ini bisa lebih  terbuka maka masih memungkinkan untuk dibantu.

Pemberhentian dua anggota yakni Briptu HY dan Briptu LI ini usai Kapolresta menerima Surat Keputusan Kapolda Papua Nomor : KEP / 637 / XI / 2023 tanggal 30 November 2023 tentang PTDH dari Dinas Kepolisian di Lingkungan Polda Papua.

Keduanya resmi diberhentikan melalui upacara yang dipimpin di lapangan apel Mapolresta Jayapura Kota, Senin (18/12) pagi.

Upacara yang dilaksanakan merupakan komitmen Polri dalam menjalankan aturan, mewujudkan transparansi keadilan serta implementasi dari program Polri Presisi dan bagian dari pentingnya sikap disiplin dalam mengikuti aturan kode etik Polri yang berlaku.

Kapolresta mengatakan ini merupakan hari yang kelam bagi ia dan anggotanya, karena dilaksanakan upacara pemecatan tidak dengan hormat terhadap personel Polresta. “Ada dua personel kita yang harus diberhentikan statusnya sebagai anggota Polri tidak dengan hormat dan itu menyakitkan, tidak enak. Yang lain masih bisa melayani masyarakat dan bermanfaat namun mereka kini pasti hanya termenung,” ujar Kapolresta, kemarin (18/12).

Ia menyebut kedua anggotanya ini  tidak memanfaatkan kesempatan yang ada, tidak mensyukuri apa yang diberikan. Padahal masih muda dan masih punya kemampuan untuk bertugas namun karena perbuatannya sendiri akhirnya kemarin menjadi hari yang paling kelam bagi mereka.

Proses pemberhentian dilakukan lewat  upacara agar yang lain bisa melihat dan menjadikannya contoh serta kembali menanamkan pentingnya miliki rasa bersyukur. “Saya tahu mereka miliki masalah. Kita semua punya masalah, tapi bijaklah dalam menyikapi setiap permasalahan. Jangan menganggap permasalahan itu berat,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

1 day ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

1 day ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

1 day ago