

Suasana pelaksanaan kegiatan road show Safari Pemerintah Kota Jayapura di kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kamis (12/9). (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura akhirnya menunda sementara kelanjutan kegiatan kunjungan kerja ke kampung dan kelurahan yang ada di Kota Jayapura. Sejauh ini sudah ada 12 Kampung dan kelurahan di di wilayah Distrik Jayapura Utara dan Distrik Jayapura Selatan yang sudah dilakukan kunjungan kerja oleh PJ Walikota Jayapura dan jajaranya selama 2 pekan belakangan ini.
Terkait penundaan kelanjutan pelaksanaan kegiatan kunjungan kerja ke kampung dan kelurahan di Kota Jayapura itu, PJ Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait mengaku saat ini pihaknya masih fokus untuk mendukung persiapan pelaksanaan tahapan Pilkada. Terutama dalam penetapan terhadap calon walikota dan wakil walikota serta gubernur yang akan diumumkan pada 22 September mendatang.
“Jadi untuk kegiatan kunjungan kerja ke setiap Kelurahan dan Kampung kita hentikan dulu sementara, sampai di sini, nanti kita lihat lagi setelah tahapan Pilkada ini selesai. Karena ini juga sangat penting supaya kita lakukan persiapan-persiapan,” kata Christian Sohilait, Rabu (18/9).
Dia mengatakan, kegiatan kunjungan kerja ke setiap kelurahan dan kampung yang ada di wilayah Kota Jayapura itu dipastikan tetap dilanjutkan, karena menurutnya melalui kegiatan itu ada banyak persoalan-persoalan yang ternyata ditemukan di lapangan yang selama ini terjadi di tengah masyarakat.
“Nanti kita agendakan lagi, karena ini juga penting. Ada banyak masalah yang kita temukan melalui kegiatan kunjungan kerja seperti ini,” ujarnya.
Karena itu, dia menambahkan terkait dengan tahapan pengumuman penetapan calon kepala daerah yang dipastikan ikut bertarung pada Pemilukada serentak 2024 ini. Pihaknya juga akan menggelar rapat-rapat dengan pihak-pihak terkait baik KPU Bawaslu dan juga pihak keamanan. Supaya perlu dilakukan antisipasi terhadap potensi-potensi gangguan jalannya Pilkada sehingga berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh KPU RI. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…