

Akibat tidak jelasnya penanggung jawab LPJU sepanjang jalan Holtekamp, hingga kini tidak menyala dan membuat jalan gelap gulita. (foto:Jimi/ cepos)
JAYAPURA-Persoalan mangkraknya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sepanjang jalan Holtekamp, hingga kini belum mengerucut pada solusi bagaiamana lampu jalan ini bisa menyala menerangi ruas jalan yang hingga kini masih gelap gulita di malam hari. Sejumlah pihak/instansi terkait masih saling lempar tanggung jawab persoalan ini.
Menangapi hal tersebut, Manager Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan, PLN UP3 Jayapura Silvester Vani Tambingon menyampaikan bahwa itu merupakan tangung jawab dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Papua.
Silvester menyarankan kepada pihak terkait untuk sama-sama melakukan pengecekan di lapangan supaya tidak baku lempar tanggung jawab.
“Biar tidak baku lempar, lebih bagusnya sama-sama melakukan pengecekan di lapangan,” kata Silvester kepada Cenderawasih Pos, Kamis (18/4).
Karena menurutnya ada beberapa komponen-komponen listrik yang sudah tidak berfungsi lagi bahkan sudah hilang seperti Sakelar, sehingga harus diperbaiki.
“Kalau mau kasih nyala sakelar-sakelar di tiang itukan sudah tidak ada, mau kasih nyala bagaimana?” ucapnya.
Ia pun menyampaikan akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kota untuk melakukan pengecekan di lapangan. Silvester menjelaskan lampu yang ada di sepanjang jalan Holtekamp itu bukan tanggung jawab pihaknya, PLN menganggapnya sebagai pelanggan pada umumnya seperti instalasi pada rumah-rumah.
Page: 1 2
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…
Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…
Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…