Categories: METROPOLIS

HIV-AIDS Merebak,  Awas Jangan “Tembak” Sembarangan!

JAYAPURA – Dinas Kesehatan Kota Jayapura mencatat sebanyak 1.278 kasus HIV-AIDS yang baru ditemukan sepanjang 2024. Jumlah tersebut jauh melampaui angka kasus pada periode tahun 2022 dan 2023 lalu.  Dimana tahun 2022, HIV 450 kasus dan AIDS 193 total 643, tahun 2023, HIV 711 dan AIDS 79 total 790 kasus, sedangkan tahun 2024, HIV 895 dan AIDS 383 dengan total 1.278 kasus.

   Untuk mencegah penyebaran HIV-AIDS di Kota Jayapura, yang menjadi poin penting untuk diperhatikan oleh masyarakat adalah perilaku sosial bagi semua kalangan lebih khusus lagi para remaja. Terutama jangan melakukan hubungan seksual sembarangan, apalagi bukan pasangan resmi.

    Terkait hal tersebut, Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje menegaskan bahwa kasus atau persoalan sosial seperti HIV-AIDS, bermiras dan masalah sosial lainnya merupakan suatu dinamika yang harus dihadapi oleh warga Kota Jayapura yang sedang dalam roda perkembangan.

   “Inilah tantangan kemajuan yang harus kita hadapi bersama, namun dalam konteks HIV-AIDS saya cuma ingatkan untuk jaga prilaku, biasakan pola hidup sehat,” ujar Evert N Merauje saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (18/2).

  Menurut Evert, pencegahan HIV merupakan langkah penting dalam mengurangi jumlah infeksi baru dan mencegah penyebaran virus ini di masyarakat. Tidak melakukan hubungan seksual sembarangan adalah cara pencegahan yang efektif dalam menghindari penularan HIV.

   “Ini khususnya berlaku bagi remaja dan orang dewasa yang belum siap secara fisik dan emosional untuk terlibat dalam hubungan seksual, perlu ada kesadaran dan kepedulian dari diri sendiri,” ungkapnya.

   “Selain itu juga memperkuat skrining HIV bagi mereka yang berisiko tinggi, termasuk pekerja seks komersial, pengguna narkoba suntik, dan orang yang tinggal di wilayah dengan prevalensi tinggi HIV,” lanjutnya.

   Peran orang tua sangat penting dalam mencegah penularan HIV/AIDS, baik melalui penanaman nilai moral dan agama, maupun dengan memberikan contoh yang baik. “Para remaja ini bisanya sangat rentan, hal ini disebabkan dengan perlikau dan pergaulan yang tidak terkontrol, untuk itu perlu ada peran yang lebih dari orang tua,” pungkasnya.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

4 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

5 hours ago

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

7 hours ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

8 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

9 hours ago

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

10 hours ago