Categories: MIMIKA

Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur Dalam Penanganan Propam

MIMIKA – Keluarga korban pelecehan anak di bawah umur mendatangi Polres Mimika  Selasa (18/2) kemarin untuk mempertanyakan sudah sejauh mana penanganan perkara yang menyeret satu oknum anggota Polres Mimika.

“Dari pihak korban meminta keadilan dan kepastian karena terkait dengan kasus pemerkosaan ternadap anak di bawah umur,” kata Kasat reskrim Polres Mimika AKP Rian Oktaria, Rabu (19/2) kemarin. 

“Mereka menyampaikan untuk tersangka ini sejauh ini bagaimana, mereka meminta untuk disidang kode etik sebelum dilimpahkan ke penyidik di Reskrim,” ungkapnya menambahkan.

AKP Rian melanjutkan bahwa saat melakukan aksi tersebut, pihak keluarga korban langsung ditemui oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. AKP Rian menyebutkan bahwa saat bertemu keluarga korban, Kapolres telah menegaskan bahwa akan segera ditindaklanjuti terkait dengan sidang kode etik.

“Sudah disampaikan oleh Pak Kapolres akan segera ditindaklanjuti terkait sidang kode etik, nanti untuk putusannya itu ada di sidang kode etik. Terus nanti kalau putusan lebih lanjut itu ada di hakim kalau berkas sudah dilimpahkan,” ucapnya.  AKP Rian mengatakan, untuk proses penanganan perkara ini sendiri saat ini baru dilimpahkan dari Propam Polres Mimika kepada pihak penyidik.

Sementara ini, kata AKP Rian penyidik sedang dalam proses pemeriksaan yang dijadwalkan bakal berlangsung kurang lebih 8 hari.  “Pelaku ditahan di Polsek Kuala Kencana, sebelumnya kan di Patsus selama kurang lebih 30 hari setelah itu dilanjut penahanan proses penyidikan dari Reskrim,” ujar AKP Rian.  (mww/wen)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

22 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

22 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

1 day ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

1 day ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

1 day ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

1 day ago