

Keramik hasil karya para perajin yang dialtih di BBPPKS Jayapura saat dikunjungi Mensos RI Tri Rismaharini, pekan kemarin. Kemensos terus mendorong peningkatan kapasistas para pelaku UMKM. (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Dalam kunjungan kerja ke Papua, Jumat (15/12) Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 5 Juta kepada masing masing pelaku UMKM Papua di Kantor BBPPKS Jayapura.
Risma menyampaikan bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan Kemensos dalam meningkatkan usaha dari pelaku UMKM yang adabdi Papua. Bahkan tidak hanya bantuan berupa uang tunai, tapi Kemensos akan membuka pelatihan management bagi kelompok UMKM di Papua. “Sehingga nantinya UKM ini bisa buka usaha dengan sekala yang lebih besar,” tuturnya
Sebab selama ini kata Mantan Walikota Surabaya itu, masyarakat Papua hanya jadi konsumen. Adapun pelaku usaha namun hanya sejaka kecil.
Hal itu terjadi menurutnya karena rendahnya pemahaman kelompok kewirausahan tersebut dalam mengelolah keuangan, apalagi dalam jumlah yang besar. “Saya yakin jika kita mereka punya bekal terkait cara mengatur keuangan mereka bisa punya toko sendiri,” tandasnya.
Oleh sebab itu, Risma terus memberikan penguatan kepada penerima bantuan kewirausahaan tersebut. Adapun pelaku UKM yang menerima bantuan, masing-masing sebanyak 5 orang. Usaha yang mereka geluti saat ini berbeda-beda, ada yang menjual kue, minuman dingin, dan sembako.
Ketika ditanya uang yang diberikan Kemensos akan digunakan untuk apa, masing-masing mereka menyahut akan membuka usaha sembako dan juga kue sesuai usaha yang mereka geluti saat ini.
Hal itupun membuat Risma terkejut, dan mengaku bangga dengan apa yang diperjuangkan pelaku UMKM tersebut. “Saya salut dengan pelaku UMKM ini, karena walaupun tanpa ikut pelatihan, tapi mereka bisa membuat kue, atau menjual minuman pun juga sembako, kami akan teru mendorong usaha mereka dengan cara memberikan pelatihan management,” pungkasnya. (rel/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…