

Sejumlah siswa sekolah dasar saat mengikuti lomba bahasa Inggris dan matematika yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Jayapura beberapa waktu lalu. (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Seruan dan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Kota Jayapura dan sekitarnya ternyata tidak mengganggu aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang ada di Kota Jayapura. Meski begitu, ada beberapa sekolah di Padang Bulan meliburkan muridnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Memang ada informasi adanya demonstrasi atau aksi dari KNPB, tetapi kegiatan mereka tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah,” kata Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Elen Montolalu, Kamis (15/8).
Dinas Pendidikan juga sudah menyampaikan ke sekolah-sekolah agar tetap melaksanakan kegiatan KBM, namun tetap memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan. Meski demikian dari laporan yang diterima dari sekolah-sekolah sampai dengan selesainya waktu KBM kegiatan belajar mengajar di sekolah ternyata tidak terganggu.
“Sama sekali tidak terganggu sampai dengan selesainya jam KBM sekolah tetap aman dan mereka melaksanakan kegiatan seperti biasa sampai selesai,”ujarnya.
Dia mengakui aksi-aksi demonstrasi ini memang cukup mengganggu konsentrasi siswa Terutama sebelumnya mereka juga sudah menyampaikan adanya rencana aksi demo tersebut. Namun demikian, pemerintah memutuskan untuk kegiatan belajar mengajar itu tetapi dilaksanakan. (roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…