

Pelaku UMKM di Kota Jayapura saat mengikuti Bimtek tentang Cara Produksi Pangan Olahan (CPPO yang baik untuk Industri Rumah Tangga (IRT) di Hotel Suni Abepura, Selasa (16/7) kemarin. (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Puluhan pelaku UMKM Kota Jayapura mengikuti Bimtek, tentang Cara Produksi Pangan Olahan (CPPO) yang baik untuk Industri Rumah Tangga (IRT) yang digagas oleh BBPOM Jayapura di Hotel Suni Abepura, Selasa (16/7) kemarin.
Kepala BBPOM Jayapura Hermanto, S.Si, Apt, mengatakan Bimtek itu bagian dari tahapan progam Pentahelix penigkatan kepatuhan industri rumah tangga pangan (IRTP) yang dibuka pada 10 juli lalu.
Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kepatuhan Pelaku MKM terhadap IRTP. “Kami berharap melalui Bimtek ini, usaha pelaku UMKM sudah sesuai ketentuan,” harapnya.
Sementara Koodinator Pokja Progam Pentahelix menjelaskan cara produksi pangan olahan yang baik, pertama pemilihan produk yang baik, yang segar.
Tempat penyimpanan bahan makanan harus terhindar dari kemungkinan kontaminasi baik oleh bakteri, serangga, tikus dan hewan lain maupun bahan berbahaya.
Tempat pengolahan makanan harus memenuhi persyaratan teknis higienes sanitasi untuk mencegah risiko pencemaran, dan hal lain seperti perilaku kepada karyawan, tapi juga lingkungan harus bersih.
Jika telah memenuhi ketentuan tersebut, maka pelaku usaha dapat mendaftarkan produk usahanya melalui aplikasi OSS. Selain perysaratan umum untuk produk, untik mendapatkan ijin edar usaha, lelaku usaha wajib mengikuti bimtek seperti yang kemarin digagas oleh BBPOM Jayapura.
“Tapi aturan sekarang, kalaupun belum ikut Bimtek, izin edar tetap diterbitkan oleh PTSP, namun dengan catatan, jangka waktu 6 bulan setelah izin itu terbit, pelaku usaha, harus ikut Bimtek seperti ini,” jelas Santi.
Lebih lanjut mengurus IRTP ini penting untuk memberikan jaminan bagi masyarakat selaku konsumen, hal lain IRTP ini juga mendorong daya jual produk.
Di tempat yang sama PIC Mega Bakery Meri Tresia mengatakan bimtek tersebut sangat bermanfaat bagi mereka selaku pelaku UMKM. Meski produk Mega Bakery telah memenui ketentuan namun Meri tetap mengikuti Bimtek tersebut. “Karena Bimtek ini menambah wawasan kami tentang urus izin produk,” tuturnya. (rel/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …