

Dalam Sehari Bisa 3 – 4 Motor Hilang di Jayapura
JAYAPURA – Tingginya angka kriminalitas akan berbanding lurus dengan perkembangan atau majunya sebuah daerah. Ini menjadi kata kunci dalam ilmu sosial maupun ilmu hukum yang berkaitan dengan kriminolog dan hal tersebut sama seperti catatan kejahatan yang terjadi di Jayapura saat ini. Dari pemaparan Wakapolres Jayapura Kota, AKBP Supraptono hal ini dicerminkan dengan angka kejahatan yang terjadi di wilayah hukumnya.
Disebutkan bahwa dari sekian banyak kasus kriminal, angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih yang paling tinggi dibanding laporan kasusnya. Bahkan kasus curanmor ini melebihi kasus penganiayaan dan penipuan. Dalam sehari dikatakan bisa 3 atau 4 unit motor hilang. Meski bukan hal baru dimana situasi ini sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir namun Polisi dituntut untuk tidak kalah dengan berkembangnya sebuah kejahatan.
“Jika diambil dari data kami, kasus pencurian kendaraan bermotor ini memang tinggi. Yang pertama adalah curanmor, kemudian penganiayaan dan penipuan,” jelas Supraptono. Untuk kasus curanmor di bulan Januari 2021 kemarin tercatat ada sekitar 120 kasus dan angka ini naik di bulan Februari menjadi menjadi 155 kasus. Sedangkan kasus penganiayaan di bulan Januari ada 34 kasus dan di bulan Februari terjadi penurunan 20 kasus. Sedangkan untuk kasus pengrusakan di bulan Januari ada 14 kasus dan turun menjadi 7 kasus di bulan Februari.
“Sedangkan untuk penipuan di bulan Januari ada 14 kasus dan turun menjadi 10 kasus di bulan Februari,” bebernya. Dari tingginya kasus pencurian motor ini disebutkan Wakapolres salah satu penyebabnya adalah karena faktor kelalaian dari pemilik kendaraan. Analisa Polisi menyebutkan terkadang warga memarkir kendaraan di pinggir jalan tanpa diawasi. Atau memarkir seadanya tanpa memikirkan keamanan. Bahkan dalam sehari bisa 3 atau 4 unit motor yang dilaporkan hilang.
“Jadi motor habis pakai itu langsung ditaroh begitu saja dan pelaku melihat itu peluang. Kami selalu menghimbau agar jangan lalai dan tetap memikirkan keamanannya sebab jika hilang maka yang rugi pemiliknya juga. Kalau bisa tak hanya dikunci tapi juga digembok. Mungkin bisa tetap dicuri tapi paling tidak menghambat upaya pencurian,” imbuhnya. (ade/wen)
Curanmor
Januari 120 Kasus
Februari 155 Kasus
Penganiayaan
Januari 34 Kasus
Februari 20 Kasus
Pengrusakan
Januari 14 Kasus
Februari 7 Kasus
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…