Categories: METROPOLIS

Lokasi CFD Lebih Mirip Pasar Kaget

Solusinya Pedagang Perlu Siapkan Kemasan Ramah Lingkungan

JAYAPURA – Kekecewaan Walikota Jayapura, Abisai Rollo usai menyaksikan banyaknya sampah di lokasi Car Free Day (CFD) memang beralasan. Setiap Sabtu pagi lokasi ini dibanjiri sampah plastik dari produk berbagai lapak. Ia bahkan mempertimbangkan apakah lokasi ini harus ditutup atau tetap beroperasi namun harus tertib.

Disini pemerintah disarankan untuk mengkaji kembali tanggungjawab lingkungan oleh masing-masing pedagang yang berjualan.

“Kami pikir lokasi CFD tidak perlu ditutup. Hanya perlu dikembalikan fungsi awalnya saja atau tujuan CFD ini dibuat untuk aktivitas olah raga saja,” saran Rahmatullah, Ketua Rumah Bakau Jayapura melalui pesan singkatnya, Selasa (15/7).

Ia tak menampik jika melihat lokasi pinggir laut tersebut saat ini lebih mirip pasar kaget ketimbang lokasi untuk refreshing dan berolahraga. Iapun mengaku prihatin karena setiap akhir pekan jalur CFD menjadi tak menarik akibat banyaknya sampah di jalan.

“Kami masih ingat ketika itu wali kota dan pak wakil sempat mencanangkan program kebersihan dan keduanya sempat angkat sampah langsung di lokasi ini (CFD), harusnya itu bisa menjadi teguran bagi pedagang maupun pengunjung,” tambahnya.

Rahmatullah yang juga berprofesi sebagai guru ini berpendapat bahwa ada baiknya jika pemerintah memberi tanggungjawab kepada masing -masing pedagang untuk menyiapkan kemasan yang ramah lingkungan. Artinya tidak selalu harus menggunakan plastik.

“Ini menjadi tantangan untuk kita juga warga kota bagaimana berfikir mencari solusi dari pencemaran plastik yang makin sulit dibendung,” tambahnya.

Selain itu pemerintah bisa juga mengeluarkan edaran untuk setiap pedagang wajib menyiapkan kantong atau kemasan yang ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik. Kata Rahmatullah, jika botol minuman bisa diganti tumbler maka sepatutnya kemasan lain juga bisa diakali.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ribuan Warga Intan Jaya Masih Mengungsi

Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…

3 hours ago

Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua Meningkat

Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…

4 hours ago

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…

5 hours ago

Para Lansia Juga Bakal Kebagian MBG

Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…

6 hours ago

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

23 hours ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

1 day ago