Categories: METROPOLIS

Eks Karyawan PT. Freeport Minta Bertemu Gubernur

Puluhan Massa yang tergabung dalam Tim Koalisi Buruh Rakyat Papua melakukan aksi demonstrasi di halaman kantor Gubernur Papua, Selasa (16/7) kemarin.( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Tim Koalisi Buruh Rakyat Papua melakukan aksi demonstrasi di halaman kantor Gubernur Papua, Selasa (16/7) kemarin. Masa yang di antaranya merupakan eks karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang diberhentikan sepihak (Furlough) meminta untuk bertemu langsung dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., untuk mendapat kejelasan.

Dengan kata lain, kata Koordinator Moker PTFI, Aris Wakum, Gubernur telah mengeluarkan surat penegasan terhadap PTFI terkait pembayaran hak karyawan hingga mengembalikan karyawan kembali bekerja. Hanya saja, respon dari pada PTFI tidak sebagaimana yang diminta kepada Gubernur, yakni sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia.

“Makanya, kami datang kembali untuk meminta penegasan, sekaligus ingin berdialog langsung dengan Gubernur Papua terkait apa yang selama ini kami rasakan di mana manajemen PTFI tidak jalankan aturan yang dikeluarkan pemerintah,” jelas Aris Wakum kepada Cenderawasih Pos usai berorasi di halaman Kantor Gubernur Papua, Selasa (16/7) kemarin.

Sehubungan dengan itu, di kesempatan serupa, Koordinator Aksi Demonstrasi, Yosepus Tolakua mengharapkan pihaknya bisa segera bertemu dengan Gubernur Papua mendiskusikan persoalan tersebut.

“Pertemuan kami dengan Asisten Bidang Umum Sekda Papua, secepat mungkin beliau bisa memnfasilitasi, sehingga kami bisa bertemu dengan Gubernur Papua untuk kami bisa menyampaikan aspirasi secara langsung,” tambah Yosepus Tolakua.

Pasalnya, menurut Tolakua, terkait dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan instansi terkait, baik dari Ombudsman, Komisi IX DPR RI, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, sampai pada surat penegasan Gubernur Papua, di mana tercantum bahwa Moker PTFI adalah sah, hak karyawan moker harus dibayarkan, dan karyawan moker harus kembali bekerja di posisi semula.

“Namun, sayangnya, PTFI masih bersikeras dan tidak mengindahkan hal itu. Oleh sebab itu, harapan kami, kiranya Gubernur Papua membuka ruang bertemu dengan kami dan perwakilan kami, sehingga kami bisa bicara langsung,” pungkasnya. (gr/gin)

newsportal

Recent Posts

100 Unit Rumah Transmigrasi Lokal Siap Diresmikan Awal Mei

Sebanyak 100 unit rumah permanen yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi RI di Kampung…

12 minutes ago

Persiker Keerom Sowan ke Rumah Jokowi

Persiker merupakan juara Liga 4 zona Papua dan menjadi wakil Papua pada seri nasional. Mereka…

41 minutes ago

47 Jemaah Calon Haji Dilepas, Bupati Titip Sejumlah Pesan

Dari 47 CHJ, terdiri dari 18 laki-laki dan 29 perempuan. Jemaah tertua atas nama Kislam…

1 hour ago

Hadiri Rakernas di Solo, NPCI Papua Berkomitmen Sumbang Atlet untuk Indonesia

Ketua NPCI Papua, Jayakusuma menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) NPCI Pusat di Kota Solo, Jawa…

2 hours ago

Kemenhaj Dorong Percepatan Embarkasi Mandiri di Papua

Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.…

2 hours ago

PPN Ditanggung Negara, Harga Tiket Pesawat Ekonomi Turun hingga 11 Persen

Pemerintah merespons cepat dampak kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) dengan menerbitkan kebijakan strategis melalui…

3 hours ago