Kata Hans Hamadi, banyak hal yang disampaikan oleh masyarakat termasuk yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat adat, diharapkan bisa ditindaklanjuti.
“Semua persoalan yang disampaikan akan dirangkum dalam program 100 kerja, apakah akan dikelas dalam program kerja atau kegiatan, minimal harus disampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Karena menurut Hans Hamadi, masyarakat pasti menunggu apa tindaklanjut dari program Turkam walikota ini. “Kita harapkan Turkam di kampung-kampung bisa memberikan sebuah gebrakan baru dalam membangun dan memberikan perhatian terhadap masyarakat adat di kota ini,” tuturnya.
Hans Hamadi percaya bahwa, lewat kegiatan Turkam ini masyarakat adat punya ruang begitu besar untuk sama-sama pemerintah membangun daerah ini.
“Ruang ini sangat strategis, tinggal bagaimana sinergitas antara tiga tungku termasuk adat dijalankan dengan baik agar semua pembangunan yang ada di kota ini melibatkan masyarakat adat semua,” tutupnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
emerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program…
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus melakukan berbagai untuk memprimosikan keunggulan-keunggalan sektor pariwisata. Kali ini adalah…
Ia menjelaskan, evaluasi tidak hanya berfokus pada angka capaian, tetapi juga mencakup aspek tata kelola,…
Pemerintah Provinsi Papua menyerahkan bantuan logistik bencana meluap air Danau Sentani, banjir dan longsor bagi…
Laporan keracunan makanan, dalam program andalan Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) masih…
Menariknya dalam bursa ini ada nama Matius Fakhiri yang merupakan Gubernur Papua dan juga Ketua…