Kata Hans Hamadi, banyak hal yang disampaikan oleh masyarakat termasuk yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat adat, diharapkan bisa ditindaklanjuti.
“Semua persoalan yang disampaikan akan dirangkum dalam program 100 kerja, apakah akan dikelas dalam program kerja atau kegiatan, minimal harus disampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Karena menurut Hans Hamadi, masyarakat pasti menunggu apa tindaklanjut dari program Turkam walikota ini. “Kita harapkan Turkam di kampung-kampung bisa memberikan sebuah gebrakan baru dalam membangun dan memberikan perhatian terhadap masyarakat adat di kota ini,” tuturnya.
Hans Hamadi percaya bahwa, lewat kegiatan Turkam ini masyarakat adat punya ruang begitu besar untuk sama-sama pemerintah membangun daerah ini.
“Ruang ini sangat strategis, tinggal bagaimana sinergitas antara tiga tungku termasuk adat dijalankan dengan baik agar semua pembangunan yang ada di kota ini melibatkan masyarakat adat semua,” tutupnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, timnya masih memiliki celah dalam melakukan transisi menyerang-bertahan. Sehingga ia ingin membenahi dua situasi…
Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI…
Haris menjelaskan, khusus untuk persoalan TPP ASN, hal tersebut telah dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah bersama…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa tidak adanya pembayaran TPP pada tahun 2025 disebabkan karena…
Seratusan kasus kekerasan tersebut didominasi peristiwa kontak senjata dan penembakan (serangan tunggal) sebanyak 59 kasus,…
‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di…