Categories: METROPOLIS

Pembatasan Medsos Langkah Penting Lindungi Generasi Muda

JAYAPURA – Dukungan Pemerintah Provinsi Papua terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat perlindungan generasi muda di era digital. Tak hanya pemerintah, kebijakan inipun mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Kepada Cenderawasih Pos Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk keseriusan negara dalam melindungi anak-anak dari berbagai risiko yang muncul akibat perkembangan teknologi digital yang sangat cepat.

Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum (foto:Jimi/Cepos)

Menurut Kossay, ruang digital saat ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, termasuk anak-anak dan remaja. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga membawa berbagai tantangan yang tidak ringan, mulai dari paparan konten negatif, penyebaran hoaks, perundungan di dunia maya (cyberbullying), hingga potensi eksploitasi anak di internet.

“Negara memiliki tanggung jawab konstitusional untuk melindungi anak-anak dari berbagai bentuk ancaman, termasuk di ruang digital. Karena itu, kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun merupakan langkah preventif yang penting,” kata Kossay, Sabtu (15/3).

Ia menjelaskan bahwa dalam Permenkomdigi Nomor 2 Tahun 2026 tidak hanya mengatur pembatasan usia, tetapi juga menegaskan tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik atau platform digital untuk memastikan sistem mereka aman bagi anak-anak.

Dalam konteks ini, perusahaan platform digital diharapkan memiliki mekanisme verifikasi usia, sistem pengawasan konten, serta fitur perlindungan khusus bagi pengguna anak.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

4 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago