“Kebijakan ini, diharapkan mampu menyeimbangkan potensi penerimaan daerah tanpa membebani masyarakat kecil. Dengan itu pelayanan kebersihan tetap optimal tanpa mengurangi potensi penerimaan daerah,” jelasnya.
Dia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan keberlangsungan layanan publik di Kota Jayapura, khususnya dalam menjelaskan program prioritas agar tidak ada pihak yang merasa terbebani.
“Pada intinya, kami meminta kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menangani masalah sampah di Kota Jayapura ini, kepedulian dari diri sendiri itu bisa menjadi modal utama yang harus ditanamkan oleh semua warga Kota Jayapura,” tegasnya.
Kebijakan retribusi sampah bagi masyarakat kurang mampu ini merupakan sebuah keputusan yang bijak, agar setiap regulasi atau peraturan yang dikeluarkan oleh Pemkot Jayapura ke depan tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat atau pihak-pihak yang dimaksud.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…
Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…
Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…