Categories: METROPOLIS

Pemkot Perlu Dengarkan Keluhan Masyarakat

JAYAPURA -Komisi D DPR Kota Jayapura bergerak cepat ikut menangani permasalahan tuntutan masyarakat adat yang memalang Puskesmas Elly Uyo Polimak, Jumat (14/2). Hal terlihat, ketua komisi D DPRK Jayapura Deli Lusyana Watak langsung ke lokasi menemui masyarakat.

   Kepada Cenderawasih Pos, Lusyana mengatakan bahwa, masyarakat pemilik hak Ulayat tersebut melakukan pemalangan itu sebagai bentuk kekesalan dan kekecewaan mereka terhadap Pemkot Jayapura yang selama ini tidak pernah mendengarkan apa yang mereka inginkan.

  “Itu mereka sebenarnya mau didengar apa yang mereka sampaikan, mohon didengar itu saja,” tandas Lusyana.

Karena itu ia berharap OPD terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan harus merespon dan bisa menjelaskan kepada mereka (pemilik Ulayat) terkait dengan mekanisme pembangunan Puskesmas itu seperti apa supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan terus terjadi.

“Kalau kepala dinas tidak bisa, kan bisa serahkan kepada yang lain yang bisa menjelaskannya, agar tidak terjadi seperti ini,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat ia mengingatkan bahwa apapun yang menjadi aduan atau tanda-tanda besar dalam masyarakat harus cepat di respon atau didengar. Oleh karenanya dia menegaskan kepada pemerintah untuk tidak menunggu gerakan tambahan dari masyarakat baru bisa merespon.

Adapun kekecewaan dari masyarakat tersebut, lanjut Lusyana yakni, selama pembangunan Puskesmas tersebut pemerintah tidak memperdayakan merdeka untuk ambil bagian dalam pembangunan itu.

“Yang mereka sesali juga, mereka yang pemilik Ulayat itu tidak diperdayakan untuk terlibat dalam pembangunan Puskesmas itu. Mereka ambilnya orang dari luar semua,” jelasnya berdasarkan keluhan dari pemilik Ulayat.

  Tak hanya itu, tambah Lusyana, keluhan lain juga sepat disampaikan oleh salah seorang warga yang meminta kepada Walikota Jayapura terpilih untuk lebih memperhatikan hak-hak mereka sebagai pemilik wilayah yang telah digunakan oleh Pemerintah selama puluhan tahun. Salah satunya memberi kesempatan untuk diterima sebaai ASN di Kota Jayapura. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

8 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

21 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

21 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

22 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

22 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

23 hours ago