Categories: METROPOLIS

Pembatasan Honorer Jangan Berlaku Pada Guru

JAYAPURA-Pembatasan sementara pengangkatan tenaga honorer atau kontrak oleh pemerintah diharapkan tidak berlaku bagi  tenaga guru di Papua. Pasalnya di Papua saat ini masih banyak sekolah-sekolah yang belum memiliki guru, terutama di daerah-daerah yang sulit dan daerah otononi baru.

  “Kebijakan itu diharapkan tidak berlaku bagi tenaga guru karena itu sangat beresiko terutama untuk kita yang ada di Papua,” ujar Dekan Fakultas  Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Uncen, Dr.Yan Dirk Wabiser, Jumat (14/2).

  Karena itu, diharapkan persoalan ini mendapatkan solusi. Sehingga tidak serta-merta ada pembatasan-pembatasan terkait dengan pengangkatan guru honorer maupun guru kontrak oleh pemerintah. “Semoga ini tidak berlaku untuk guru,” singkatnya.

   Dikatakan, salah satu persoalan besar yang ada di Papua saat ini adalah masalah kekurangan tenaga guru terutama di daerah-daerah terpencil maupun di daerah otonomi baru. Bahkan, guru yang diluluskan dari beberapa jurusan di FKIP Uncen itu, masih sangat terbatas.

   “Kalau kita buat perbandingan, untuk semua lulusan FKIP tiap tahun itu, mungkin hanya bisa menjawab kebutuhan di dua kabupaten. Terus kabupaten yang lainya bagaimana,” imbuhnya.

   Sejauh ini, tenaga guru kontrak atau honorer mendapatkan sebagian gajinya dari anggaran pemerintah daerah. Sementara untuk guru-guru di sekolah swasta atau yayasan memang sebagian besar mereka membiayai sendiri. Namun demikian, pemerintah jangan sampai tidak memperhatikan mereka juga. Karena poinnya adalah, kehadiran guru itu untuk mencerdaskan anak bangsa dan memberantas buta aksara.

   “Jadi mau di sekolah swasta atau negeri perlakuannya harus sama,” bebernya.

Apalagi di Papua ini merupakan daerah otononi khsusus, sementara ini Pemerintah juga sedang mengejar ketertinggalan yang terjadi di Papua terutama di bidang pendidikan, ekonomi dan infrastruktur pembangunan.(roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Aset Kendaraan Dinas Pemprov Papua Masih Bermasalah

–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…

24 hours ago

Polisi Diminta Tindak Tegas Pungli di Ruas Jalan Wisata Skori–Puay

Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…

1 day ago

“Bagi Orang Papua, Menjaga Sagu Sama Dengan Menjaga Kehidupan”

   Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…

1 day ago

Program Jemput Bola Dukcapil Capai Hasil Positif

Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…

1 day ago

Bukan Masalah Stok, Tapi Praktik Kecurangan yang Dibiarkan Masif

   Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…

1 day ago

KNPI Harus Kerja Nyata dan Beri Manfaat Pada Masyarakat

  Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…

1 day ago