

Selain Yonif 1 Marinir, Angkatan Laut juga menyiapkan Satgas Bantuan Administrasi. Pemeriksaan kesiapan operasi kedua satgas tersebut berlangsung di Lapangan Marinir, Sarang Petarung Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel). Ali menyebut, satgas yang disiapkan oleh TNI AL akan bertugas selama sembilan bulan. Dia berharap mereka mampu menunaikan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan semangat juang tinggi.
JAKARTA– TNI AL telah menyiapkan pasukan untuk melaksanakan operasi di wilayah perbatasan Indonesia – Papua Nugini. Kamis (13/2) Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memeriksa kesiapan operasi dua satuan tugas yang akan bertugas di wilayah timur Indonesia tersebut. Salah satunya Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Indonesia-Papua Nugini Mobile Batalyon Infanteri (Yonif) 1 Marinir.
Selain Yonif 1 Marinir, Angkatan Laut juga menyiapkan Satgas Bantuan Administrasi. Pemeriksaan kesiapan operasi kedua satgas tersebut berlangsung di Lapangan Marinir, Sarang Petarung Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel). Ali menyebut, satgas yang disiapkan oleh TNI AL akan bertugas selama sembilan bulan. Dia berharap mereka mampu menunaikan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan semangat juang tinggi.
”Keberangkatan pasukan ke daerah operasi sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam mempertahankan kedaulatan dan menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Ali tegas.
Dengan berbagai tahap persiapan yang sudah dilalui oleh para prajurit tersebut, Ali memastikan kesiapan operasi satgas TNI AL sudah maksimal. Tidak hanya siap operasi, mereka juga siap menghadapi tantangan di medan tugas. Ali menyatakan, para prajurit adalah garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Keberhasilan tugas tidak hanya ditentukan oleh kecakapan bertempur, tetapi juga oleh disiplin, loyalitas, dan kerja sama tim.
”Laksanakan tugas ini dengan penuh keikhlasan dan kebanggaan. Jaga kehormatan diri, satuan, dan TNI Angkatan Laut. Berikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Keluarga, rakyat, dan seluruh bangsa Indonesia mendoakan keberhasilan kalian dalam menjalankan tugas ini,” ungkap Ali.
Selain memeriksa kesiapan operasi kedua satgas itu, dalam kesempatan yang sama Ali menyerahkan drone secara simbolis kepada Komandan Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini Mobile Yonif 1 Marinir. Hal itu merupakan wujud dukungan penuh dari Mabes TNI AL untuk memperkuat daya tempur serta meningkatkan kemampuan pengawasan di medan operasi. Apalagi bertugas di Papua bukan perkara mudah. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…