Categories: METROPOLIS

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah V melalui Stasiun Meteorologi Maritim Dok II Jayapura mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan Utara Papua.

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan. Waspada potensi terjadinya peningkatan ketinggian gelombang akibat angin kencang maximum mencapai 4–30 knot.

“Kondisi tersebut mengancam wilayah perairan seperti Mamberamo–Sarmi, perairan Biak, perairan Serui–Waropen, dan perairan Kepulauan Mapia dalam tiga hari ke depan,” ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si kepada Cenderawasih Pos dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/1).

Ia mengatakan peningkatan bibit siklon tropis yang terjadi di Samudra Pasifik pada 12 Januari 2026, secara tidak langsung memberikan dampak terhadap perubahan cuaca perairan utara Papua. Yang ditandai dengan peningkatan kecepatan angin, tinggi gelombang laut, serta potensi hujan ringan hingga sedang.

Heri menjelaskan peningkatan intensitas bibit siklon tropis kembali terjadi pada, 13 Januari 2026 yang mengakibatkan intensitas cuaca di perairan utara Papua semakin meningkat. Angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar 4–30 knot.

“Akibatnya tinggi gelombang mencapai 1.25 – 2.5 meter yang berpotensi terjadi di Perairan Jayapura, Perairan Mamberamo–Sarmi, Perairan Biak, Perairan Serui–Waropen, dan Perairan Kep.Mapia. Kondisi ini masih terus terjadi hingga tiga hari kedepan,” ungkap Heri.

Di samping itu kepala Maritim Dok II Jayapura itu mengatakan intensitas akan menurun seminggu ke depan dikarenakan pergerakan Bibit Siklon Tropis 91W yang terus bergerak ke arah barat laut, menjauhi wilayah Indonesia terutama di Papua.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ribuan Warga Intan Jaya Masih Mengungsi

Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…

9 hours ago

Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua Meningkat

Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…

10 hours ago

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…

11 hours ago

Para Lansia Juga Bakal Kebagian MBG

Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…

12 hours ago

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

1 day ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

1 day ago