Categories: METROPOLIS

Sering Kebakaran, Warga Harus Ekstra Waspada

JAYAPURA – Kabid Damkar Kota Jayapura, Margaretha Veronita Kirana mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati terkait musibah kebakaran. Pasalnya  beberapa hari lalu terjadi kebakaran di Dok IX Jayapura yang menghanguskan dua   rumah, kini dua   rumah di Tasangka, Polimak juga ikut terbakar. Margaretha menyampaikan bahwa  informasi terkait adanya kebakaran ini  diketahui dari warga pada Kamis (15/9)  pukul 08.59 WIT. “Kami minta lebih waspada saja,” beber Veronita. Sementara lokasi yang disebutkan adalah di RT 02/RW 01 Jalan Bukit Tasangka Pura Kelurahan Hamadi – Distrik Jayapura Selatan. Kebakaran ini menurut Kapolsek Jayapura Selatan, Kompol Hendrik Seru diduga akibat korsleting atau arus pendek listrik. Dua rumah warga yang terbakar yaitu milik Fonny Aronggear (42) dan Christina Liling (58), dimana asal api menurut keterangan saksi berasal dari garasi rumah milik korban bernama Fonny. “Ada saksi bernama Rachel yang pertama kali melihat api berasal dari garasi rumah korban, kemudian memanggil saksi lainnya untuk memberitahukan kepada pemilik rumah yang sedang beristirahat di dalam rumah. Keduanyapun mendobrak pintu rumah korban dan memberitahu kepada korban untuk keluar dari dalam rumah,” kata Hendrik Seru. Namun api kemudian membesar dan merembet ke rumah korban bernama Christina Liling, kemudian warga sekitar membantu untuk memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Api akhirnya berhasil dipadamkan usai dibantu oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai air milik Pemerintah Kota Jayapura. “Diketahui bahwa korban saat itu tidak sedang memasak atau menyalakan kompor, jadi kesimpulan sementara api diduga terjadi akibat adanya arus pendek listrik atau korsleting,” ujar Kapolsek. Kapolsek pun menambahkan, untuk peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 600 juta. Sementara Veronita menyampaikan bahwa pukul 09.12 WIT armada Damkar dari Pos Sektor Mako (Entrop) dan Pos Sektor Distrik Japsel tiba di lokasi kebakaran, masing-masing berupa 1 unit mobil Cannon (penyemprot)  dan disusul pada pukul 09.21 WIT 1 unit tambahan Cannon dari Pos Sektor Youtefa  dan semua unit melakukan penanganan kebakaran. “Api berhasil dikendalikan tepat pukul 10.20 WIT dilanjutkan dengan pembasahan secara total guna memastikan tidak terjadi kejadian susulan di lokasi yang sama. Dan hambatan kami yang kami temui masih sama, yakni tidak adanya sumber air (hidran kebakaran) di area terdekat, jumlah dan ukuran selang juga terbatas serta kondisi kurang baik,” tutup Veronita. (ade/tri)
newsportal

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

2 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

3 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

4 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

5 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

6 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

7 hours ago