Categories: METROPOLIS

Berharap Tidak DO, Pemprov Siapkan Surat ke Kampus-kampus

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda

JAYAPURA – Pemerintah provinsi mengambil satu langkah merespon kembalinya mahasiswa Papua  dari sejumlah daerah kota studi belakangan ini. Yang dilakukan adalah bersurat ke kampus-kampus untuk meminta agar mahasiswa yang kembali ini diberikan status cuti agar terhindar dari drop out.

Pemerintah masih berharap mereka kembali berkuliah dan menentukan masa depan yang lebih baik. Keputusan di atas diperoleh usai rapat bersama yang dilakukan Jumat malam (14/9) di Jayapura. 

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mendukung kebijakan ini dan melihat meski ada keinginan meminta para mahasiswa ini kembali namun pilihan tetap  ada pada mahasiswa tersebut. Sebab merekalah yang akan menentukan bagaimana kehidupan di kemudian hari dari kondisi saat  ini. 

DPR Papua menurutnya tak bisa mendesak untuk kembali berkuliah karena berkaitan dengan psikologis. Jika kuliah dan masih tidak nyaman tentunya akan berdampak. “Jadi salah satu keputusan rapatnya adalah gubernur akan menyiapkan sura termasuk para bupati untuk ditujukan ke kampus-kampus. Kami berharap mereka (mahasiswa) tidak dianggap drop out tapi sifatnya cuti,” kata Yunus pekan kemarin. 

 Ia melihat tidak bisa mendesak dan memaksa sebab secara psikologis mereka yang mengalami. Pemerintah sudah mengeluarkan himbauan dan seruan namun masih juga datang sehingga ia menyarankan untuk semuanya cooling down lebih dulu,” beber Yunus.

 Meski demikian, Yunus juga berharap para mahasiswa yang datang ini bisa kembali ke  kota studi dan melanjutkan kuliahnya. Jangan kalah dengan situasi dan akhirnya masa depan tinggal mimpi apalagi aparat keamanan dan kepala daerah setempat juga telah memberi garansi keamanan bagi seluruh kota studi. Namun dari kondisi terkini kata mantan teknisi mesin pesawat ini yang perlu dilakukan adalah melakukan pendataan dan mengorganisir bagaimana ke depannya. 

 Dari kondisi terkini, Ketua DPR asal Puncak Jaya ini berharap semua pihak menciptakan situasi yang aman dan bebas dari intimidasi. Ia melihat aparat keamanan juga sedang bekerja keras membuat situasi Papua aman sebab ia menduga ada pihak yang ingin agar Papua tidak aman. “Semua harus bersatu melawan ini sebab sepertinya ada orang yang sedang bermain dengan situasi Papua,” imbuhnya. (ade/nat)  

newsportal

Recent Posts

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

10 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

11 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

12 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

13 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

14 hours ago

Buron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya Diringkus

Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…

15 hours ago