Selain itu perlu adanya peran masyarakat adat, sebagai pemangku wilayah adat. Masyarakat adat, kata mantan Wakapolsek Abepura itu, punya peran yang sangat stragegis untuk menertibkan miras.
Selain itu perlu adanya dorongan tokoh agama. Dimana di setiap tempat ibadah berikan imbauan melalui ibadah minggu ataupun jumatan bagi umat muslim. “Kalau semua lintas ini bekerja, maka saya yakin masalah miras ini tidak ada,” tuturnya.
Sementara pihak kepolisian, kata Yunus, hanya memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. Apabila ada ada dampak negatif dari penggunaan miras ini, maka akan menjadi tanggunjawab aparat kepolisian. Terkait hal ini telah dilakukan. Dimana selama ini pihaknya telah menindak banyak pelaku kejahatan yang disebabkan karena pengaruh miras.
“Hampir setiap hari kami menindak orang mabuk, tapi pada prinsipnya biarpun kami bertindak, tapi kalau miras sebagai obejk utamanya masih beredar, maka ini tidak akan selesai,” kata Yunus. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…