“Bayangkan mereka jadi petugas parkir yang menjaga sampai larut malam dan yang paling bahaya lagi dampak lingkungan malam yang takutnya akan menjerumuskan mereka ke hal-hal negatif seperti miras, merokok, ganja, ngelem dan yang lainnya,” tuturnya.
Untuk itu Pemkot lewat OPD terkait seperti Dinas Perhubungan di sektor Parkir dan Satpol PP harus bisa merespon persoalan ini.
“Kalau bisa bapa Walikota perintahkan Satpol PP untuk melakukan pengawasan dan penertiban, karena saya yakin ada orang lain di belakang anak-anak ini, seperti sistem bagi hasil,” pungkasnya.
Pemkot juga perlu ambil langkah pendekatan persuasif, apa yang membuat anak-anak ini bisa turun ke jalan.
“Memang harus ada pendekatan, kita telusuri apa alasan mereka bisa jadi Juru Parkir, jadi ada langkah yang sifatnya lebih persuasif sehingga anak-anak ini bisa diselamatkan,” tuturnya.
Selain itu juga perlu ada kesadaran dari orang tua, untuk memastikan anak-anak itu tidak dijadikan alasan untuk ikut mencari uang apalagi sebagai tukang parkir. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…