

Ketua MBI di Papua Modalky Suwiryo Digandhi
JAYAPURA– Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) di Papua menyebut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 istimewa karena diyakini membawa energi besar, semangat keberanian, serta peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di Papua.
Ketua MBI di Papua Modalky Suwiryo Digandhi di Jayapura, Selasa, mengatakan, unsur api dalam siklus shio kuda melambangkan energi dinamis, kemandirian, dan dorongan kuat untuk memajukan perekonomian.
“Apalagi kombinasi kuda api juga tergolong langka karena hanya terjadi setiap 60 tahun sekali sehingga dipercaya membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan,” katanya.
Menurut Modalky, untuk itu pihaknya mengajak masyarakat Tionghoa agar bersama memajukan perekonomian di Papua.
“Tahun Kuda Api identik dengan semangat tinggi dan keberanian mengambil langkah baru. Ini menjadi waktu yang tepat untuk berinovasi, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional, termasuk peluang ekonomi,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk itu mari bersama menjaga perdamaian dan terus hidup harmonis bagi warga Tionghoa di Papua bersama seluruh elemen masyarakat lainnya.
“Pada Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili/2026 kami mengelar festival bazar kuliner khas Tionghoa yang mana akan berlangsung Kamis (19/2) dengan melibatkan sekitar 30 UMKM setempat serta berbagai komunitas sehingga ajang ini lebih mengenalkan lagi budaya Tionghoa di Papua,” katanya lagi.
Dia menambahkan, dengan adanya festival tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang ibadah dan tradisi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui partisipasi pelaku usaha dan UMKM setempat. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…