

Kepala Suku Besar Mee, Melkias Moyapa didampingi dua Kepala Suku lainnya, yakni Dominikus Adi dan Yopi Degei dalam konferensi pers, Senin (16/2), (Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
MIMIKA – Dalam rangka mempercepat proses penyelesaian masalah hak ulayat adat antara Suku Mee dan Suku Kamoro di Kapiraya, Kepala Suku besar Mee Papua Tengah, Melkias Moyapa kini telah berada di Mimika.
Saat ditemui, Melkias Moyapa yang juga didampingi dua kepala Suku lainnya, yakni Dominikus Adi dan Yopi Degei menyampaikan pandangan mereka dalam menyikapi konflik yang terjadi di Kapiraya.
Saat ditemui, Melkias menegaskan kehadirannya bersama dua kepala suku di Mimika untuk mendorong koordinasi percepatan penanganan konflik. Untuk itu sangat diperlukan kerja sama dan dukungan semua pihak, baik pemerintah, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.
“Kami siap bangun koordinasi dengan tiga unsur ini, unsur adat, unsur pemerintah dan unsur agama,” terang Melkias saat ditemui, Senin (16/2).
“Dengan demikian, dalam waktu dekat kami akan langsung koordinasi (dengan para pihak) dan setelah itu kita dapat langsung ke sana untuk penyelesaian,” tambahnya.
Melkias pun mengajak seluruh jajaran pemerintahan mulai dari tingkat provinsi hinga dua kabupaten yang berkonflik agar terus mendukung proses penyelesaian ini sehingga kolbaorasi yang dibangun dapat terlaksana dengan baik.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…