“Apa saja yang ada nilainya yang secara sah dan secara legal itu yang bisa didorong untuk meningkatkan pendapatan bagi rumah sakit,” sambungnya.
Dikatakan Ramses bahwa efisiensi anggaran tanpa mengabaikan pelayanan kepada masyarakat, pelayanan tetap menjadi nomor satu kepada masyarakat Papua yang ingin mendapatkan penanganan medis.
“Apa yang sudah ada sekarang harus dioptimalkan penggunaannya, yang harus diwaspadai adalah obat-obatan jangan sampai mengalami kekosongan,” imbuhnya.
Sambung Ramses, ketersediaan obat-obatan di rumah sakit harus disesuaikan dengan penyakit yang paling dominan diderita oleh pasien yang datang berobat. “Jangan nanti cari obat yang tidak dibutuhkan,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, timnya masih memiliki celah dalam melakukan transisi menyerang-bertahan. Sehingga ia ingin membenahi dua situasi…
Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI…
Haris menjelaskan, khusus untuk persoalan TPP ASN, hal tersebut telah dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah bersama…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa tidak adanya pembayaran TPP pada tahun 2025 disebabkan karena…
Seratusan kasus kekerasan tersebut didominasi peristiwa kontak senjata dan penembakan (serangan tunggal) sebanyak 59 kasus,…
‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di…