Jadi tidak ada pertemuan antara petugas dan pelanggar. “Jika itu tidak dilakukan maka pajaknya bisa diblokir. Jadi kalau mau bayar pajak nanti diingatkan untuk bayar sanksi tilangnya dulu. Jika keduanya tidak mau dibayar maka akan kami hapus surat kendaraannya dan jika 10 tahun tetap tidak diselesaikan maka status motor itu menjadi motor bodong,” beber Perdede.
Dan jika motor tersebut berstatus motor bodong maka dipastikan tidak punya harga. Sementara terkait bentuk pelanggaran yang kerap ditemukan dikatakan untuk pengendara roda dua biasa tidak menggunakan helm sedangkan sopir biasa tidak menggunakan safety belt.
“Dan dikatakan karena itu mengganggu gerakan padahal jika tabrakan dia bisa meninggal. Yang jelas kami ingin buat situasi lebih tertib dimana setiap pagi kami lakukan strong poin bagi pelanggar yang kasat mata dimana ini akan didukung oleh tim Papua High Patrol yang melakukan hunting,” tutupnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prakirawan BMKG V Jayapura, Silas Leonardus Weyai, menjelaskan bahwa berdasarkan prediksi Stasiun Meteorologi Maritim Dok…
Kekurangan tersebut diantaranya, masih sering ditemukan kejadian-kejadian yang terjadi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…
Sebanyak 150 pohon ditanam sebagai bentuk kepedulian PDIP Papua terhadap pelestarian lingkungan dan upaya menjaga…
Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan tersebut…
”Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel didukung oleh Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Pusiden Polri, Tim…
"Upaya perbaikan gizi membutuhkan solusi berkelanjutan dan tidak dapat dipisahkan dari kebijakan ekonomi, termasuk keterbukaan…