Categories: METROPOLIS

Lapas Abepura Usulkan 100 Napi dapat Remisi Idul Fitri

JAYAPURA-Kepala Lapas Abepura Sulistyo Wibowo menyampaikan untuk hari raya Idul Fitri tahun ini,  pihaknya akan mengajukan remisi bagi sekitar 100 orang narapidana Lapas Abepura yang beragama Islam, atau yang merayakan Idul Fitri.

  Menurutnya, remisi ini diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi ketentuan diantaranya telah menjalani masa tahanan lebih dari 6 bulan dan berkelakuan baik. Hal itu dibuktikan yang bersangkutan tidak memiliki register sanksi, kemudian narapidana tersebut telah mengikuti program pembinaan yang telah diselenggarakan oleh pihak Lapas dengan baik. Hal itu telah diatur dalam undang undang pemasyarakatan nomor 22 tahun 2022.

  “Saat ini data sedang disusun, yang pasti remisi pasti ada, karena itu haknya Narapidana,” katanya kepada Cendrawasih Pos, Kamis (14/3).

  Lebih lanjut disampaikan apabila narapidana yang akan mendapatkan remisi melanggar ketentuan yang ada maka, remisinya akan ditunda. “Hal itu sudah jelas, aturannya jika selama pembinaan ada yang melanggar maka remisinya akan ditunda,” tuturnya.

  Diapun menungkapkan, jumlah warga binaan (WB) Lapas Abepura 782 orang. Sementara jumlah narapidana yang bergama Islam 161 orang terdiri dari  Napi 120 orang dan tahanan 41 orang.

   Sementara situasi saat ini di Lapas Abepura kata Sulistyo, masih kondusif. Hal itu tidak terlepas kerjasama semua pihak baik aparat keamanan tetapi juga pihak lain yang telah bekerjasama dengan pihak Lapas Abepura untuk menjaga keamanan di dalam Lapas.

  “Kami telah bangun kerjasama dengan aparat kepolisian, selain itu kami juga masiv melakukan patroli di setiap hunian narapidana, sehingga situasi saat ini masih sangat kondusif,” tuturnya.

   Sulistyo mengatakan di moment bulan ramadan ini pihaknya telah memberikan wejangan kepada narapidana, terutama yang beragama Islam, agar walaupun berada di balik jeruji besi, namun tetap melaksanakan puasa.

  “Saya sudah sampaikan saat salat tarawih pertama agar selama bulan ramadan ini tindak tanduk kehidupan di dalam lapas diubah, serta menjalani puasa, dan salat dengan baik,” pungkasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Takuya Dipinjamkam ke Deltras FC!

Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…

53 minutes ago

Bima Ragil Resmi Bertahan, Targetkan  Promosi

Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…

2 hours ago

Generasi Muda Port Numbay Penting Mengenal Budaya Leluhur

  Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…

3 hours ago

Komnas HAM Terima Voice Note Pasca Penembakan

Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…

4 hours ago

Perkuat Kemandirian, Uncen Optimalisasi Aset

   Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…

5 hours ago

Dua Jenazah Korban Penembakan Dievakuasi

​Evakuasi dua korban tewas—pasangan suami istri bernama Yentinus Kogoya dan Pam Wendakme—diwarnai kontak tembak antara…

6 hours ago