Sementara informasi lain terkait peredaran ini kata Alfian, untuk sabu – sabu justru lebih banyak dimainkan di daerah tambang seperti di Senggi Kabupaten Keerom. “Sedangkan di Kota Jayapura ini ada juga namun pemainnya sedikit, biasanya ditangkap 5 atau 6 gram itu sudah banyak namun biasa beratnya hanya ons,” imbuhnya.
Disini kata Alfian untungnya lagi di Jayapura bukan menjadi lokasi utama peredaran melainkan hanya kebutuhan sewaktu-waktu sehingga jumlah peredarannya tidak banyak. “Jadi missal di Senggi itu daerah tambang emas dan diduga para pendulang menggunakan sabu agar bisa bekerja dan tidak mengantuk atau tidak capek,” katanya.
“Lalu yang kami antisipasi adalah Boven Digoel, sebab disini biasa emas dibarter dengan sabu – sabu. Disana uang susah akhirnya diganti dengan emas. Cuma kesulitannya kalau ditangkap kadang sudah terdeteksi dan harus sewa heli juga,” ungkap Dir Narkoba.
Lalu biasanya sabu ini ditukar langsung dengan emas atau minuman keras bahkan perempuan. “Itu satu paket, ada sabu, miras, perempuan dan tempat hiburan,” tutupnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…
Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…
Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…
Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…
Langkah tegas ini disampaikan Ali Kabiay untuk meluruskan kesalahpahaman publik terkait kehadiran massa BMP RI…