Categories: METROPOLIS

Soal Minimnya PAD,  DPRP Minta Pemprov Tidak Pasrah

JAYAPURA-Kondisi ekonomi dan anggaran pembangunan di  Papua saat ini boleh dikatakan sedang tidak baik-baik saja, apalagi dengan kondisi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang mulai merosot usai pemekaran daerah otonomi baru di wilayah Papua.

  Di tengah kondisi ini Pemerintah diminta untuk tidak pasrah dengan kondisi yang ada, tetapi harus berinovasi agar  PAD  Provinsi Papua bisa kembali meningkat, terutama dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada di daerah ini.

    Hal itu ditegaskan oleh anggota DPR Provinsi Papua dari Fraksi Nasdem, Albert Merauje, Senin (13/1). Menurut Albert, salah satu opsi yang harus dilakukan oleh Pemprov Papua dalam meningkatkan PAD tahun 2025 adalah harus mengecek atau menghitung kembali aset-aset yang ada di daerah ini.

  “Untuk meningkatkan PAD kita, pertama kita harus mengecek dulu potensi-potensi dan aset-aset kita. Mulai dari aset yang Tuhan kasih sumber daya alam, kemudian di atas wilayah kita ini kan ada bangunan ada yang bergerak dan ada yang tidak bergerak dan itu bisa mendatangkan PAD,” kata Albert Merauje.

  Sejauh ini, lanjut Albert, masih banyak potensi yang mengalami kebocoran dan tidak terdata dengan baik. Misalnya sumber-sumber alam yang lain yang selama ini yang sudah dikelola oleh perusahaan-perusahaan, harus didata dan dicek kembali, seperti apa penyetoran pajak mereka selama ini.

  “Saya sudah bilang ke Bapenda, coba didata supaya kita mulai melihat potensi yang menjadi sumber daya alam dulu,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kemendikdasmen Buka Kuota Guru CPNS Tahun 2027

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…

7 hours ago

Papua Utara Akan Genapi Tujuh Wilayah Adat

Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…

8 hours ago

Muller Korban Kedua Persipura?

Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…

9 hours ago

Dari Beban Belanja Perlu Diperhatikan hingga Seberapa Dekat Papua dengan Masa Depan Pasifik

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…

10 hours ago

Kejati Papua akan Periksa Mantan Sekwan

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…

11 hours ago

Karhutla di Papsel Ganggu Penerbangan di Mimika

Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…

17 hours ago