Categories: METROPOLIS

DKLH Papua Setor Rp 50 Miliar ke Kas Negara

JAYAPURA – Tahun 2024, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Papua, menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara, yang disetor oleh Pemegang Izin Pemanfaatan Hutan (PIPH) yang beroperasi di wilayah Provinsi Papua sebesar Rp 50 miliar.

   Uang yang disetor ke kas negara itu bersumber dari sektor kehutanan yang berasal dari Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH), Iuran Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (IPBPH) dan Dana Reboisasi (DR). Adapun IPBPH sebesar Rp 19,2 miliar, sedangkan DR sebesar Rp 26,5 miliar. Sehingga total sekitar Rp 50 miliar PNBP yang disetor ke kas negara.

   Plt. Kepala DKLH Papua, Aristoteles Ap, yang dikonfirmasi melalui Kasi Peredaran dan Iuran Hasil Hutan DKLH Provinsi Papua, Carolina Hursepuny menerangkan, penyetoran tersebut berasal dari 8 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

  “Delapan PBPH itu berada di Sarmi sebanyak 4, Kabupaten Jayapura 1 dan Keerom 3,” terang Carolina kepada Cenderawasih Pos, Selasa (14/1).

  Kata Carolina, saat ini penyetoran PNBP mengalami penurunan seiring adanya Daerah Otonomi Baru (DOB). Karena sebagian besar pemegang PBPH ada di Papua Selatan dan Papua Tengah.

  “Seiring dengan adanya DOB, maka jumlah PBPH yang beroperasi di Papua berkurang. Saat ini, hanya terdapat 8 unit,” ucapnya.

  Dikatakan, sebelum adanya DOB, PNBP yang disetor ke kas negara bisa mencapai Rp 300 miliar bahkan lebih. Namun sekarang menurun seiring dengan PBPH yang sudah tidak lagi berada di Provinsi Papua.

  Pihaknya berharap Tahun 2025 terjadi peningkatan produktifitas pada PBPH di Papua, dan juga meningkatnya permintaan pasar akan bahan baku kayu bulat yang berasal dari Papua.

   “Hal ini akan ikut mendorong meningkatnya PNBP sektor kehutanan yang adalah sumber pembiayaan pembangunan di Provinsi Papua. Dengan peningkatan produksi otomatis penyetoran ke kas negara semakin bertambah,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Putra Misionaris Korban Pembunuhan Minta Hentikan Kekerasan

Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…

2 hours ago

Ada Batu Bogor yang Harus Bunyikan Klakson

Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…

4 hours ago

Dokter Spesialis Anak Jelaskan Penyebab Paru-paru Basah

Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…

7 hours ago

Ratusan Ular Kobra Lepas saat Banjir , Warga Digigit hingga Dilaporkan Tewas

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…

10 hours ago

Puskesmas Rimba Jaya Tak Luput dari Pemalangan

Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…

11 hours ago

Stunting di Merauke Capai 17,4 Persen

Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…

11 hours ago