

dr. Ary Pongtiku, MHM., ( FOTO: gratianus silas/cepos)
JAYAPURA- Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Ary Pongtiku, MHM., menyebutkan bahwa memang di tahap awal ini, vaksinasi dilakukan dengan menggunakan vaksin Sinovac. Vaksin Sinovac sendiri merupakan vaksin buatan Tiongkok yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai vaksin Covid 19.
Namun, sambung dr. Pongtiku, vaksin lokal buatan Indonesia masih terus dikembangkan hingga ke depannya. Vaksin lokal ini dinamakan Vaksin Merah – Putih yang dibuat Bio Farma.
“Ke depan kita punya vaksin akan dikembangkan. Namanya Vaksin Merah – Putih. Itu vaksin yang dibuat Bio Farma,” jelas dr. Ary Pongtiku, MHM., Rabu (14/1) kemarin.
Ini tak lain merupakan kerja sama antara pemerintah dengan para ahli untuk membuat vaksin Covid 19.
“Pembuatan vaksin, kita sudah hebat. Hampir semua kita punya vaksin, seperti vaksin BCG maupun Polio, semua dibuat di Bandung oleh Bio Farma. Mereka juga akan melakukan itu (buat vaksin Covid 19) yang sementara berproses,” pungkasnya. (gr)
Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…