

dr Ni Nyoman Sri Antari ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr Ni Nyoman Sri Antari mengungkapkan, adanya vaksin virus Corona masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya apakah jika tidak mau divaksin ada sanksi atau denda.
Namun menurut Sri Antari jika ada warga tidak mau di vaksin maka dia akan berisiko tertular dan menularkan sehingga risikonya besar. Untuk itu, masyarakat diminta jika tidak ada riwayat sakit sebaiknya dilakukan vaksinasi, jangan sampai nanti justru tidak dilakukan vaksinasi nanti bisa tertular dan menularkan virus Corona.
“Bagi warga yang tidak mau di vaksin juga sebenarnya tidak ada masalah, karena belum ada aturan bila tidak mau di vaksin akan di denda atau di berikan sanksi,”ungkapnya, Kamis (14/1)kemarin.
Diakui, pemberian vaksin juga pertama diberikan oleh tenaga kesehatan dan pelayan publik baru masyarakat, sehingga masyarakat bisa melihat efeknya jika tenaga medis dan pelayanan publik ada masalah tentu bisa ditakuti.
Namun sejauh ini Presiden saja juga mau di vaksin tentu semua sudah diperhitungkan dan lewat uji klinis yang baik, jangan sampai pemberian vaksin kepada masyarakat dengan cara di suntik, oknum yan takut suntik inilah yang membuat opini sendiri, karena memang ada orang yang takut jarum suntik atau di suntik.(dil/wen)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…
-Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini, Sekolah Anak…
Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…