Salah satu wujud nyata dari transformasi tersebut adalah penguatan kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan. “Inflasi yang terkendali bukan hanya soal angka ekonomi, tetapi juga menyangkut kesejahteraan setiap rumah tangga Papua,” ujarnya.
Ia pun menerangkan bahwa berdasarkan data terakhir, inflasi Provinsi Papua berada pada angka 0,53% (yoy), di bawah sasaran nasional dan relatif stabil sejak tahun 2023. Namun, perlu terus memperkuat koordinasi, terutama melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, dengan dukungan kementerian, lembaga dan dunia usaha.
“Pengendalian inflasi pangan adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen mendorong kemandirian pangan pemberdayaan petani lokal, pengembangan komoditas unggulan daerah, serta pemanfaatan teknologi pertanian dan sistem logistik yang efisien,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…