

Robert Awi (FOTO:Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Jayapura, Robert L. N Awi mengungkapkan, pemerintah akan melakukan pemantauan dan pengawasan harga kebutuhan pokok serta ketersediaannya di tempat-tempat penyedia atau pasar di Kota Jayapura menjelang hari raya Natal 2023.
“Mungkin kami akan turun di pertengahan November atau di awal Desember,” kata Robert L. N. Awi, Senin (13/11).
Pemantauan dan pengawasan dari pemerintah ini merupakan rutinitas yang selalu dilakukan oleh Pemerintah Kota Jayapura di setiap waktu menjelang perayaan hari raya keagamaan di Kota Jayapura.
Kegiatan ini biasa dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran masih aman dan tersedia, sehingga dapat mencegah terjadinya lonjakan harga yang justru dapat meningkatkan inflasi atau berkurangnya daya beli masyarakat.
“Selain itu untuk memastikan para penyedia barang tidak memainkan harga sehingga juga menyebabkan sulitnya masyarakat untuk membeli” katanya.
Sampai saat ini ketersediaan barang kebutuhan pokok termasuk harga barang kebutuhan pokok di pasaran di Kota Jayapura masih terlihat aman dan terkendali.
Untuk diketahui sejauh ini inflasi di Kota Jayapura juga masih terjaga, bahkan berada di bawah rata-rata nasional. Pemkot Jayapura juga gencar melakukan kegiatan pasar murah dengan melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah terkait di Pemkot Jayapura. (roy/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…