Terkait data penerima sebanyak 6292 ini kata Matius Pawara, akan disortir kembali, untuk memastikan penerima betul-betul layak, termasuk yang sudah meninggal, pindah penduduk, sudah mampu dan terlibat judi online.
“Setelah kita lakukan verifikasi berkas, yang diidentifikasi dari beberapa hal diatas maka jumlah penerima yang kita akomodir sebanyak 5492 orang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BNI Cabang Jayapura, Irwin Niko W.P Hutapea menjelaskan, secara teknis data penerima dari Dinsos terlebih dahulu melakukan pendaftaran lewat KKS.
“Setelah semua kita data, maka akan kita kirim ke pusat ,nanti dari pemerintah atau Kementerian terkait yang menentukan berapa besaran PKH tiap penerima,” tuturnya.
“Sementara untuk jangka waktu yang dibutuhkan hingga penyaluran, ditarget dua minggu setelah melakukan pendaftaran baru penerima bisa cek ke masing-masing rekening atau KKS yang sudah diterima,” pungkasnya.
Menyikapi perhatian pemerintah ini, Salah seorang penerima manfaat, Margaret menyampaikan terima kasih kepada kepada pemerintah. “Ini tahun pertama saya mendapatkan bantuan, saya senang dan bangga sekali,” ujarnya.
Ditanya kegunaan bantuan tersebut, Margaret menyampaikan untuk menunjang kebutuhan anak-anaknya yang saat ini masih sekolah. “Setidaknya busa tambah-tambah untuk kebutuhan sekolah anak,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…