Menurutnya, pengelolaan pemerintahan kampung harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan tidak boleh hanya sebatas memenuhi kewajiban administrasi. “Yang paling penting adalah bagaimana aparatur mampu menerjemahkan setiap program menjadi sesuatu yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Ia berharap peningkatan kapasitas SDM aparatur dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga tata kelola pemerintahan kampung di Kota Jayapura semakin baik. “Kalau SDM-nya kuat, maka pemerintahan kampung juga akan semakin kuat. Pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan tujuan,” pungkasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…