

Dr. Septianus Saa, S.Sos., M.Si, (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Akhir Juli 2024 lalu sejumlah mahasiwa dari berbagsi fakultas menggelar aksi di Kampus Uncen atas. Aksi itu memprotes tidak lolosnya sejumlah calon mahasiswa baru angkatan 2024/2025 ini.
Menanggapi hal itu Pembantu Rektor (PR) III Uncen, Dr. Septianus Saa, S.Sos., M.Si. mengatakan akademik punya aturan yang struktur dan sistematis. Terkait aksi tersebut pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan yang rinci. Sebab dianggap sudah di luar aturan.
“Kampus punya aturan, mulai dari penerimaan, proses perkuliahan hingga kelulusan, jadi sudah ada regulasinya semua,” kata Septianus, Senin (12/8)
Terkait demontrasi kemarin, calon mahasiwa baru yang tidak lulus ini, kata dia rata rata mahasiwa yang tidak mengikuti tes. Sehingga tidak mungkin diakomodir, sementara ketentuan kelulusan itu mengacu pada hasil ujian.
“Semua punya aturan, mahasiwa yang diterima saat ini sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan akademik,” tuturnya.
Page: 1 2
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…