Categories: METROPOLIS

Penertiban Lapas Narkotika Jadi Tantangan Terbesar 

JAYAPURA – Kepala Kantor Kemenkumham Papua, Antonius M. Aryobaba mengakui  tantangan terbesar Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Papua adalah menertibkan Lapas Narkotika.

  Menurutnya,  peredaran Narkotika bergeraknya cepat sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi. Dimana semua perubahan dan perkembangan yang terjadi ini memang dikendalikan dengan media komunikasi.

  “Sehingga kita memang sangat membutuhkan  fasilitas-fasilitas untuk pengawasan tentang mobilitas kunjungan dan X-Ray untuk memeriksa barang-barang yang masuk di Lapas Narkotika,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (14/7) kemarin.

  Diakuinya, memang di beberapa lapas-lepas tertentu mereka memasang jammer atau alat pengacak sinyal,  tapi kalau memasang jammer otomatis area di sekitar Lapas itu jaringan lain semua tidak bisa difungsikan.

“Jadi kalau ada radius yang mendekati dengan pemukiman penduduk masyarakatnya protes sehingga memang saat ini dengan kondisi Lapas Narkotika ya kita sangat berharap untuk petugas kita itu punya  kemampuan mendeteksi dini,” terangnya.

  Lanjutnya, Deteksi dini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap semua kunjungan, tapi yang namanya narkotika ini modusnya berubah-ubah. Jadi kalau pengawasannya diperketat di pintu utama kadang mereka lempar, kadang mereka lihat orang-orang yang bisa  di manfaatkan termasuk juga tampil-tamping narapidana.

  “Ini semua menjadi hal penting dan kesulitan yang dilakukan, khusus untuk Lapas narkotika sebenarnya saya sudah berkomunikasi untuk Pemerintah Kabupaten Jayapura sudah mendukung jadi tahun lalu Pemda Kabupaten Jayapura memberi anggaran Rp 50 juta,” tambahnya.

  Anggaran tersebut, pihaknya mintakan Kalapas untuk  pasang kamera CCTV di beberapa sudut. Namun menurutnya  dari sisi perawatan  dan pengawasan mereka, termasuk penempatan kamera CCTV itu bulu maksimal dan optimal. “Nah kita berharap tahun ini Pemda Kabupaten Jayapura bisa membantu lagi,” pungkasnya (ana/tri)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

2 days ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

2 days ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

2 days ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

2 days ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

2 days ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

2 days ago