Categories: METROPOLIS

Jangan Ada Pungli Saat Penerimaan Mahasiswa Baru

ANTRI-Para siswa yang telah lulus dari jenjang SMP, saat berada di SMAN 4 Jayapura guna mengurus ferivikasi berkas setelah melakukan pendaftaran, Jumat (14/6).( FOTO : Priyadi/Cepos)

Sistim Zonasi Masih Diterapkan 

JAYAPURA-Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Dr.Fachruddin Pasolo, M.Si.,memberikan peringatan tegas kepada sekolah dan kepala sekolah maupun guru yang ada di Kota Jayapura untuk tidak melakukan Pungutan Liar (Pungli) guna menjanjikan memasukkan calon peserta didik di sekolah dengan imbalan tertentu. 

 “Saya minta sekolah, kepala sekolah dan guru, dalam PPDB tingkat SD dan SMP di Kota Jayapura, harus bisa ikuti aturan yang berlaku, jangan ada yang melakukan Pungli atau menjanjikan kepada orang tua siswa bisa memasukkan anaknya di sekolah itu walaupun tidak memenuhi syarat,”ungkap Pasolo, Jumat (14/6).

 Diakuinya,  jika masih ada oknum kepala sekolah atau guru yang terbukti melakukan Pumngli, Dinas P&K tidak segan-segan memberikan sanksi terberat sesuai aturan yang berlaku.

 Kadis juga mengingatkan, kepada para orang tua jangan  melakukan sogok kepada oknum guru atau kepala sekolah guna memasukkan anaknya ke sekolah tersebut.

 “Jika memang ada warga, yang melihat secara langsung ada oknum kepala sekolah dan guru yang melakukan Pungli, silahkan lapor ke kami, bawa bukti yang jelas, tetap kami akan proses oknum tersebut. 

Sementara sitem penerimaan siswa SD dan SMP di Kota Jayapura Pasolo mengungkapkan, dalam penerimaan Peserta Didik Baru tetap menggunakan sistem zonasi, hal ini dilakukan agar tidak ada rasa diskriminasi ataupun menghilangkan image masyarakat masih ada sekolah favorit dan unggulan.

 Dengan demikian, semua sekolah di Kota Jayapura, bisa terisi dan ada siswanya, jangan sampai masih ada sekolah yang tidak ada murid.

 “Sistim zonasi dalam PPDB tetap kita terapkan di Kota Jayapura, karena ini sudah aturan dari pusat yang telah kita lakukan beberapa tahun ini, sistim zonasi dalam PPDB sangat pentingnya karena lebih menguntungkan orang tua anak dalam  mengawasi anaknya di sekolah, karena sekolah yang tempat belajar anaknya dekat dengan rumah,”katanya.

 Menurut Pasolo, dunia pendidikan di Kota Jayapura, semakin tahun sudah mengalami peningkatan baik dari segi SDM tenaga pendidik dan kependidikan, fasilitas sarpras sekolah, sehingga diharapkan masyarakat tidak selalu fokus pada satu sekolah saja yang dianggap favorit atau unggulan.(dil/gin)

newsportal

Recent Posts

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago

Bupati Keerom Minta Distrik Bersih dan Aman jelang Puncak HUT RI

Fokus utama arahan tersebut adalah menjaga keamanan, kebersihan, serta kedisiplinan jajaran pemerintahan distrik dalam melayani…

2 days ago

Kapolres Merauke: Jangan Sampai Kejadian di Puncak Terjadi di Merauke

Leonardo mengatakan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama karena menimbulkan kerugian. Karena itu, berbagai potensi persoalan…

2 days ago

Ini Alasan Fatal Mengapa Bendera Merah Putih Haram Menyentuh Tanah!

Pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling dinantikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan.…

2 days ago

Potensi Besar di Sektor Retribusi, Tapi Terbentur Kepentingan Masyarakat Adat

   Car Free Day (CFD) yang digelar setiap Sabtu tersebut kini menjadi salah satu ruang…

2 days ago

Meriahkan HUT RI, Joged Veronika dan Yospan Asaibori di Mandala

  Salah satu atraksi yang akan menjadi perhatian dalam peringatan HUT ke-81 RI tahun ini…

2 days ago