Lase menegaskan tujuan utama pendidikan inklusif adalah memberikan kesempatan pendidikan yang merata, agar tidak ada anak yang tertinggal. Ia berharap para guru mampu mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh agar kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus dapat diakomodasi dengan baik di sekolah masing-masing.
“Pendidikan inklusif adalah tanggung jawab bersama, melibatkan empat elemen utama, yaitu siswa, orang tua, warga sekolah, dan tenaga profesional,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal bagi YPPK dalam mewujudkan sekolah-sekolah yang ramah terhadap semua anak, tanpa terkecuali. Semoga dengan kegiatan ini, maka perkembangan YPPK dalam menerapkan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus semakin baik,” pungkasnya (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Guna mencegah eskalasi konflik di tingkat tapak, Alredo menegaskan bahwa aksi penyanderaan dan pembunuhan tersebut…
Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri Chairul Fahru Siregar, mengakui telah mengajukan gugatan di pemda…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, setelah drainase dibersihkan dan ditata, para pedagang maupun masyarakat yang…
Direktur Utama PT AMJ Robongolo Nanwani, Entis Sutisna, mengatakan jumlah tersebut masih jauh dibandingkan total…
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…