Lase menegaskan tujuan utama pendidikan inklusif adalah memberikan kesempatan pendidikan yang merata, agar tidak ada anak yang tertinggal. Ia berharap para guru mampu mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh agar kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus dapat diakomodasi dengan baik di sekolah masing-masing.
“Pendidikan inklusif adalah tanggung jawab bersama, melibatkan empat elemen utama, yaitu siswa, orang tua, warga sekolah, dan tenaga profesional,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal bagi YPPK dalam mewujudkan sekolah-sekolah yang ramah terhadap semua anak, tanpa terkecuali. Semoga dengan kegiatan ini, maka perkembangan YPPK dalam menerapkan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus semakin baik,” pungkasnya (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…