

Mahasiwa baru utusan dari masing-masing fakultas saat ikut PKKMB di Audotorium Uncen, Senin (12/8). (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Sebanyak 4.196 Mahasiwa Baru (Maba) Universitas Cendrawasih ikut pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dipusatkan di Auditorium Uncen, Senin (12/8).
Dari jumlah mahasiswa baru tersebut, berasal di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 850 orang, Fakultas Hukum (FH) 332 orang, Fakultas Ilmus Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 332 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 190 orang, Fakultas Teknik (FT) 437 orang. Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) 89 orang , Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 331, Fakultas Kedokteran 192, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 749.
Kegiatan PKKMB yang mengangkat tema “Wujudkan Mahasiswa Universitas Cenderawasih yang Berkarakter, Cerdas, dan Mandiri” secara resmi dibuka oleh Pembantu Rektor (PR) III Dr. Septianus Saa, S.Sos., M.Si.
Dalam sambutannya, Septinus Saa mengatakan PKKMB merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa baru melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidik perguruan tinggi.
“PKKMB ini dibuat secara tatap muka dan online, Maba yang ikut di Auditorium hanya utusan dari masing masing fakultas, sementara maba yang lain, khususnya di Kampus Mitra Uncen ikut melalui zoom meeting,” jelasnya.
Selain itu, tujuan lain dari PKKMB itu kata Septianus untuk menanamkan kesadaran berbangsa, bernegara, bela negara, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sesuai dengan 4 (empat) konsensus dasar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika).
“Kegiatan ini juga dibuat untuk memperkenalkan sistem pembelajaran dan kehidupan civitas akademika dengan menanamkan nilai-nilai dasar pendidikan dan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas Septianus.
Page: 1 2
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…