Ditambahkannya, khusus untuk daerah (Prov, Kab/Kota, Kec) dengan topografi curam/bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut.
“Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai/kali, untuk mewaspadai potensi genangan/banjir. Selain itu, waspada dengan adanya pohon, reklame, atau benda lain yang bisa roboh saat terjadi angin kencang,” tuturnya.
Pihaknya juga memberikan himbauan kepada BPBD, Balai (Besar) Wilayah Sungai (BWS) dan Korlantas (Kepolisian setempat), agar menghindarkan masyarakat dan arus lalu lintas dari zona rawan longsor, banjir dan banjir bandang, selama periode peringatan dini.
“Masyarakat yang meninggalkan rumah akibat potensi cuaca ekstrem dapat kembali ke rumah 1-2 jam setelah peringatan dini berakhir,” jelasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…
Ia menyebutkan bahwa tahapan pendaftaran dibuka pada bulan Februari bulan depan. Bahkan jumlah formasi yang…
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Boby Awi menjelaskan bahwa kenaikan target tersebut seiring…
Menurutnya, LHP yang diserahkan bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi cerminan sejauh mana pengelolaan keuangan…
Pelantikan sejumlah staf khusus ini oleh Fakhri menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Lantaran,…
"Total seluruh penduduk di wilayah Papua sebanyak 4,58 juta jiwa. Untuk Provinsi Papua sebanyak 1,10…