

Kepala dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sarmi menyerahkan kartu identitas anak, Jumat (9/3). (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Dalam rangka mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sarmi serta mewujudkan visi-misi pemerintahan daerah dalam pelayanan publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sarmi menyerahkan 36 Kartu Identitas Anak (KIA) kepada siswa-siswi PAUD Maranatha Mararena dan TK Dharma Wanita Mararena, Jumat (9/5).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konkret mewujudkan slogan “Pelayanan Prima” yang digaungkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sarmi periode 2025–2030, dengan pendekatan pelayanan publik yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk anak-anak usia dini.
Kepala Disdukcapil Sarmi, Ronaldy Irfak, menyampaikan bahwa program KIA bukan hanya pemenuhan administrasi kependudukan, tetapi juga memiliki manfaat luas dalam mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi anak.
“KIA sangat penting, karena selain sebagai identitas resmi, juga dapat menunjang kebutuhan anak dalam dunia pendidikan, akses layanan kesehatan, dan berbagai program pemerintah yang bersifat ekonomi,” ungkap Ronaldy.
Ia menjelaskan bahwa program ini akan terus bergulir secara berkelanjutan. Dalam waktu dekat, Disdukcapil Sarmi akan mulai melakukan perekaman KIA ke sekolah-sekolah dasar, khususnya di wilayah Distrik Sarmi.
Ronaldy juga memberikan apresiasi kepada para guru di PAUD Maranatha Mararena dan TK Dharma Wanita Mararena atas kerja sama mereka dalam mengumpulkan persyaratan administrasi pembuatan KIA, seperti akta kelahiran, pas foto, dan data usia anak.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sarmi berharap dapat terus memperkuat pelayanan dasar masyarakat secara menyeluruh dan merata, mulai dari usia dini, sebagai bagian dari langkah nyata mewujudkan tata kelola kependudukan yang profesional dan humanis.(roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…