

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat menyapa warga KKS Maros Kota Jayapura usai giat di kawasan Pantai Holtekamp, Sabtu (11/4). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda dalam beberapa hari ke depan.
Imbauan tersebut disampaikan di sela kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi bersama warga KKS Maro di kawasan Pantai Holtekamp, Sabtu (11/4).
Wali Kota mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna membahas perkembangan kondisi cuaca di Kota Jayapura.
Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, intensitas curah hujan diperkirakan cukup tinggi dalam kurun waktu 10 hari ke depan.
“Saya sudah bertemu dengan BMKG, dan mereka menyampaikan bahwa dalam 10 hari ke depan masyarakat Kota Jayapura harus berhati-hati karena curah hujan cukup tinggi,” ujar Abisai.
Ia juga mencontohkan kejadian yang baru saja terjadi sebagai peringatan dini bagi masyarakat. Tak lama setelah pertemuan tersebut, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Dok 9 pada malam hari, menyebabkan air meluap hingga menggenangi permukiman warga.
“Malam harinya hujan turun cukup deras di Dok 9 dan mengakibatkan air meluap hingga ke rumah-rumah warga. Ini menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih waspada,” jelasnya.
Lebih lanjut, Abisai Rollo mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya serta menjaga saluran air agar tetap bersih dan tidak tersumbat.
“Marilah kita bersama-sama menjaga Kota Jayapura. Buanglah sampah pada tempatnya agar bisa diangkut oleh dinas kebersihan. Jangan membuang sampah di saluran air atau tempat-tempat yang bisa menghambat aliran air,” tegasnya.
Page: 1 2
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…